
BRITISH CASUAL FOOTBALL SUPPORTERS FASHION STYLE
SUBCULTURE atau "katakanlah disingkat" CASUAL dalam konteks sebagai
football supporters fashion subculture (sebuah budaya berpakaian suporter
sepakbola) adalah BERBEDA dengan pengertian 'casual' secara kata didalam kamus
bahasa Inggris. Sekali lagi, jangan disamakan dengan kata casual seperti yang
kita lihat di kamus (santai, cuek, sederhana apa adanya). BEDA ARTI.
Saat belasan supporters Liverpool FC (salah satu yg pertama kepikiran buat menyamar bergaya pakaian seperti orang kaya memakai brand/ merk Eropa mahal) kembali ke Inggris sepulang mereka dari perhelatan Champions, tak ada nama untuk gaya berpakaian tersebut. Ada yg bilang Smart, ada yg bilang Boss, ada yg bilang Casual, dsb dll. Semuanya adalah Scouse - Aberdeen slang language, beda arti dengan yg ada di kamus Inggris. Beberapa orang yang ingin jadi Casual di Indonesia kadang dengan sempitnya mengartikan Casual (subculture) dengan hanya seperti yg tertera di kamus bahasa Inggris.
Saat belasan supporters Liverpool FC (salah satu yg pertama kepikiran buat menyamar bergaya pakaian seperti orang kaya memakai brand/ merk Eropa mahal) kembali ke Inggris sepulang mereka dari perhelatan Champions, tak ada nama untuk gaya berpakaian tersebut. Ada yg bilang Smart, ada yg bilang Boss, ada yg bilang Casual, dsb dll. Semuanya adalah Scouse - Aberdeen slang language, beda arti dengan yg ada di kamus Inggris. Beberapa orang yang ingin jadi Casual di Indonesia kadang dengan sempitnya mengartikan Casual (subculture) dengan hanya seperti yg tertera di kamus bahasa Inggris.